Blog tersebut beralamat, www.batamsinarharapan.blogspot.com, saat ini masih dapat diakses. Sementara itu akun di Facebook yang dimiliki kelompok penipu tersebut sudah tak bisa diakses lagi karena telah diblokir.
"Saya meminta kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk memblokir situs agar korban tidan banyak yang berjatuhan. Dilihat dari bahasa yang digunakan dalam blog tersebut sangat meyakinkan, jadi saya langsung tertarik," ujar korban.(*)
Source: tribun-timur.com

Posting Komentar