Senin kemarin, melalui @tweetbox360 yang merupakan akun Twitter resmi Public Relation (PR) Microsoft, raksasa software tersebut mendorong para penggemar Amy Winehouse untuk membeli lagu penyanyi yang mengembuskan nafas pada usia 27 tahun itu di media store milik Microsoft.
"Kenanglah Amy Winehouse dengan mengunduh 'Back to Black' di Zune," demikian bunyi tweet yang diposting @tweetbox360, seperti dilansir Fox News.
Pesan ini langsung memancing kemarahan para penggemar Amy yang tengah berduka. Mereka menilai tweet tersebut sangat tidak etis dan Microsoft telah mendompleng kematian Amy sebagai sarana promosi.
"Siapa pun yang berada di balik @tweetbox360, ini benar-benar alat yang bodoh dengan sedikit pengawasan PR atau mungkin tidak diawasi sama sekali," komentar salah satu follower dengan nada sinis.
Microsoft pun segera meluruskan hal ini dan meminta maaf. "Kami memohon maaf atas tweet download lagu Amy Winehouse. Kami tidak bermaksud seperti itu," tulis Microsoft seraya menambahkan, kepergian Amy menyisakan kehilangan yang amat besar atas sosok yang sangat berbakat.
Amy Winehouse meninggal dunia pada Sabtu (23/7/2011). Pelantun hits 'Rehab' itu ditemukan sudah tidak bernyawa di kediamannya yang berada di Camden, London, Inggris.

Posting Komentar